Uniknya Osaka

Berdirinya sebelah kanan ya!

Jepang memang punya aturan yang unik mengenai eskalator bahkan ada perbedaan untuk Kanto dan Kansai, kalau Kansai kita harus berdiri disebelah kanan, sedangkan jalur kiri dipakai untuk orang yang akan mendahului kita jika ingin lewat dan terburu-buru.

Itu yang gue alami di begitu sampai di Osaka, pada saat di Kyoto mungkin karena menjadi tempat transit dan terlalu banyak turis ada yang berdiri di kiri ada juga di kanan tergantung orang yang di depannya aja, tapi sisi sebelahnya tetap kosong.

Explore Osaka kali ini gue cuma bertiga sama mba Irene dan Koko, karena Sausan dan Palkon ke Himeji.

Tujuan pertama setelah sampai di Osaka adalah Port Osaka, jangan lupa membeli kartu sakti Osaka Amazing Day Pass, harganya 2,300 Yen di Oktober 2016. Kartu ini bisa dipakai untuk subway, bus, cruise, tourist attraction bahkan diskon makanan juga ada,  dijamin balik modal bahkan untung kalau bisa pakai kartu ini dengan maksimal. Kartu ini bisa dibeli di tourist information center-nya Osaka station.

IMG_3095
Port of Osaka

Di port Osaka ini ada beberapa atraksi yang gratis atau dapat potongan harga kalau pake kartu sakti OADP, ada tempozan ferris wheel (800 Yen, free admission if use OADP), santa maria cruise (2,100 Yen, free admission if use OADP) dan Osaka Aquarium kalau yang ini cuma diskon 100 Yen. Kita nyobain santa maria cruise aja, karena mau ngejar ke tempat lain kalau nunggu ferris wheel sepertinya kelamaan. Naik santa maria cruise ini lumayan lama hampir 1 jam, dan diatas kapal anginnya super dingin!

IMG_3795
Untuk cek schedule dan pembelian tiket bisa langsung ke Santa Maria Cruise office di dalam bangunan kuning yang ada tulisan Port of Osaka

Di port osaka ini juga ada Tempozan Marketplace, bayangan gue ini kaya pasar kaki lima kios-kios ternyata lebih mirip mall kecil, disitu ada beberapa toko baju, aksesoris hp dan foodcourt yang harganya terjangkau juga.

Setelah isi perut, tujuan selanjutnya Universal Studio Osaka, tapi kita gak main disana cukup foto di icon nya US aja, ya namanya juga traveler budget backpacker.

IMG_3090
One of mandatory portrait in Osaka

Setelah puas foto-foto di USJ dan mupeng liat merchandise yang dijual disana kita pun meluncur ke Dotonburi, yang bisa dibilang highlightnya Osaka. Bukan ke Osaka namanya kalau gak mampir ke Dotonburi. Mau belanja sampai kulineran semua ada! Bahkan Koko borong makeup titipan lumayan banyak disini. Berhubung gue orang yang gak suka dititip-titip jadi cuma beli seadanya yang emang titipan adek.

Tapi beneran deh makeup brand lokal disana lucu dan murah, bb cream merk canmake titipan adek gue kalau gak salah harganya kisaran 700 – 800 yen, di Jakarta harganya jadi dua kali lipat. Tapi, tujuan gue ke Osaka dari awal bukan belanja jadi gak begitu tertarik, kesana cuma mau makan okonomiyaki dan takoyaki. Kalau bawa duit banyak rasanya mau mampir ke setiap food stall di Dotonburi karena emang menggoda banget!

IMG_3161

Bahkan, karena saking ngidam takoyaki begitu sampai daerah Namba gue langsung beli takoyaki yang ada disekitar situ, tapi rasanya biasa banget. Masih penasaran, akhirnya setelah nanya-nanya ke temen yang pernah kesana kita coba Takoyaki yang ada di dalam area Dotonburi, cari toko yang ada patung gurita yang besar. Akhirnya nemu! Gue pesen takoyaki dan okonomiyaki dan bener rasanya enak!! Oh ya, untuk okonomiyaki hati-hati ya karena ada yang pake pork juga, kalau mau aman pesennya yang seafood.

Perut sudah diisi, kami semangat lagi buat eksplore Dotonburi, setelah muter-muter akhirnya ketemu juga sama Mas Glico, langsung deh foto bareng sama icon-nya Osaka. Oh ya lokasi ini kebelah sama sungai, kita bisa naik river cruise juga pakai Osaka Amazing Pass loh, seinget gue juga ada yang jazz cruise. Seru sih tapi karena hujan jadi kita gak bisa lama di Osaka.

IMG_3786
Take a picture with Glico Man is one of tourist mandatory portrait in Osaka

Kalau buat gue eksplore Osaka satu hari itu gak puas, karena masih banyak tempat yang belum gue kunjungin, kepikiran sih untuk next trip ke Jepang lebih milih stay di Osaka aja, dari segi harga penginapan sampai makanan juga lebih murah Osaka dibanding Kyoto, apa mungkin karena Kyoto kotanya turis banget kali ya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s