Main ke Ghibli Museum

Finally, after such a long wait, I made it to Ghibli Museum!! For your information, tiket masuk ke museum ini hanya bisa dibeli dengan reservasi, jadi tiket tidak dijual on the spot. Ada beberapa cara reservasi tiket yang tersedia, salah satu cara yang paling mudah menurut gue dengan cara online tapi pembelian melalui online ini hanya bisa dilakukan satu bulan sebelumnya dan dimulai di tanggal 10 setiap bulannya, sebagai contoh tiket untuk 1 July sampai dengan 31 July dijual mulai dari 10 June. Untuk informasi pembelian tiket bisa cek disini.

Berhubung gue pilih admission time yang jam 14.00, jadi gue cukup santai keluar dari penginapan, dari Toda-Koen ke Mitaka Station juga ditempuh hanya 30 menit. Begitu sampai di Mitaka mampir ke department store yang connect ke station dan akhirnya khilaf sama Anello merah bahan drill. Hehe

Untuk menuju ke Ghibli Museum cukup mudah begitu keluar cari saja tanda Ghibli Museum/Ghibli Bus atau turun kebawah dan cari halte yang ada bus warna kuning tarifnya bus 210 Yen one-way atau 320 yen round-trip.

IMG_3687
Ghibli Bus

Berhubung sampai di museum masih jam 1an, akhirnya kita muter-muter taman sekitar museum dan foto-foto diluar museum aja. Begitu waktu sudah mendekati jam 2 siang kita langsung antri di entrance gate nya, sayangnya tidak boleh foto-foto didalam museum hanya boleh di area outdoornya saja. Tapi kalau gue sih oke-oke aja gak boleh foto karena lo jadi bener-bener menikmati suasana dan detail dari museum ini.

IMG_3655
Tonari no Totoro!

Selain exhibition disana ada screening short movie juga. Overall interior maupun eksterior Ghibli Museum itu keren banget silahkan googling aja Ghibli Museum kalau penasaran, kalau emang tau Ghibli dijamin lo bakal “aaakk keren banget, aakkk gak sabar mau kesana, akkk Totoronya gemas” yup gue sih seberisik itu sih pas lagi nyari tau tentang museum ini sebelum berangkat ke Jepang, untung punya dua temen yang baik hati mau nemenin kesini ^^

IMG_3693
view entrance door Ghibli dari lantai atas

Kalau udah datang kesini jangan lupa juga ke rooftop, lo bisa foto-foto di rooftop atau foto sama patung giant robot dari film Laputa Castle in the Sky, karena selain foto sama Totoro di entrance gate foto sama si giant robot ini juga mandatory portrait kalau ke Ghibli Museum.

IMG_3766

Muter-muter museum udah dari bawah ke atas sampai ke bawah lagi, akhirnya masuk ke ruangan yang paling ditunggu-tunggu, Ghibli Museum Shop! Beneran mau khilaf tapi beneran mahal-mahal banget harganya sampe bikin sakit hati. Akhirnya gue cuma khilaf beli tote-bag Mamma Aiuto si gang air pirate dari film Porco Rosso yang memang udah diincer dari sebelum berangkat ke Jepang untung masih ada stocknya, botol minum Totoro dan gantungan kunci Jiji dari Kiki Delivery Service yang sampai sekarang nemplok di tas Anello merah gue.

Sudah puas banget main-main di Ghibli Museum akhirnya kita puter haluan ke Harajuku. Yes, its time for shopping dan beneran Tokyo bikin khilaf banget dalam satu hari belanja tiga tas, satu sepatu onitsuka dan beberapa kosmetik. Tapi entah selama di Harajuku gak ketemu sama cewek-cewek Harajuku yang dandannya unik, mungkin ada hari tertentu untuk mereka kumpul, weekend misalnya? Tapi gak apa soalnya di toko sepatu onitsuka gue ketemu mas-mas penjualnya mirip banget sama Taeyang BigBang, cakep. Hehe..Mau foto bareng terus pamer sama adek gue tapi malu juga ngajak fotonya.

Setelah dirasa sudah cukup menghabiskan pundi-pundi yen di dompet (baca: duitnya udah habis), kita baru inget ada janji sama Sosan di Asakusa. Telat! Sampai di Asakusa ternyata tokonya udah pada tutup semua, akhirnya setelah ketemu Sosan & Palkon ternyata ada temen dan saudaranya Sosan yang tinggal di Jepang juga,  kita jalan kaki aja muter-muter daerah sekitar situ sampai akhirnya kita duduk-duduk dibawah Tokyo Skytree.

IMG_3760
Tokyo Skytree from a distance, minus saudaranya Sosan

Setelah ngobrol random ngalor ngidul dibawah skytree, kita pun bubar jalan karena waktu sudah jam 11 lewat, takut keabisan kereta bisa gawat urusannya. Jujur jalur kereta di Tokyo itu ribet karena gak semua itu dicover JR jadi kita bisa jadi harus pindah-pindah jalur lain, stationnya juga gede-gede banget, dan gue sebel banget sama Shibuya 2 kali turun di Shibuya 2 kali nyasar, apalagi pas nyari gate Hachiko.

Akhirnya gak pake kebingungan drama pindah-pindah jalur setelah dipandu sama Topan -temen Sosan yang tinggal di Jepang- sampai juga kita di Toda pas tengah malam tapi bus udah gak ada, akhirnya kita jalan kaki ke tempatnya Mas Ben, 20 menitan jalan santai sih gak begitu jauh, tapi berhubung udah gempor banget kayanya jadi jauuuh banget.

Nyampe apartment Mas Ben, masih berlanjut drama packing berhubung besok itu hari terakhir di Jepang. Untungnya koper gak sampe beranak cuma beratnya aja yang gak kira-kira.

IMG_3673

Such a dream comes true, see you soon in the next future karakter-karakter magicalnya Hayao Miyaki!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s